Entri yang Diunggulkan
Rumah yang Tak Lagi Mengenali
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Langkah kaki meniti malam
sedingin embun pertama.
Ranting-ranting tua berbisik lirih,
seolah hendak menyapa,
namun gugur sebelum sempat mengucap.
Bayang purnama meninggi,
tersangkut di sela-sela rindu yang membeku.
Tak ada nisan sebagai penanda arah pulang;
yang tersisa hanyalah jejak-jejak sunyi
yang menghapus dirinya sendiri.
Napas yang menua
berdesir pelan di bibir waktu,
menahan sembilu
agar tak menjelma jerit.
Dan aku berdiri,
memandang keabadian
yang menggulirkan musim demi musim,
sementara nama-nama perlahan luruh
dari ingatan bumi.
Barangkali,
yang paling sunyi bukanlah kehilangan,
melainkan perjalanan panjang
menuju rumah
yang tak lagi mengenali penghuninya.
Maka kurebahkan lelah di ambang batas,
membiarkan sunyi merayakan dirinya.
Tanpa kata.
Tanpa arah.
Hanya senyap
yang perlahan mengatupkan mata.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya