ABOUT page

TENTANG GORESANPENA DALAM SEBUAH TINTA ASMARA

"Di antara huruf yang merindu dan kata yang bersemayam, ada cerita yang menunggu untuk dibaca..."

Siapa Kami?

GORESANPENA dalam sebuah TINTA ASMARA adalah ruang sunyi yang dihidupi oleh kata-kata. Sebuah blog sastra yang lahir dari hasrat untuk mengabadikan gejolak jiwa dalam bentuk:

  • Puisi yang merangkul sunyi,
  • Cerpen yang menyimpan ribuan makna,
  • Prosa yang mengalun seperti nyanyian,
  • Cerubug tentang kisah hidup yang tertuliskan.

Di sini, kami percaya bahwa setiap kata adalah cermin dari jiwa yang gelora.

Kenapa Blog Ini Ada?

"Ada cerita yang hanya bisa disampaikan lewat metafora, ada perasaan yang hanya bisa diungkapkan lewat bait."

Blog ini hadir untuk:

  1. Menjadi pelabuhan bagi mereka yang ingin berlabuh dalam dunia imajinasi.
  2. Mengabadikan fragmen kehidupan yang mungkin mirip dengan kisah Anda.
  3. Membangun komunitas pencinta sastra yang hangat dan saling menghargai.

Siapa Di Balik Layar?

GORESANPENA dalam sebuah TINTA ASMARA ditulis oleh sastra diwangkara_choirunnisa, seorang:

  • • Penikmat kopi dan hujan,
  • • Pengumpul kata-kata yang tersesat,
  • • Pecinta kisah-kisah manusiawi.

"Aku hanya seorang penulis yang mencoba memahami dunia lewat baris-baris yang kadang tidak cukup jelas."Kata-kataku terbungkus tinta, karna rinduku tak bisa disimpan… Jika puisiku dianggap racun, Biarlah ia tumbuh jadi bunga liar di kemudian…

Bagaimana Anda Bisa Terlibat?

  1. Baca dan resapi karya-karya di sini dengan hati.
  2. Tinggalkan komentar atau kritik konstruktif.
  3. Hubungi kami jika ingin berkolaborasi atau sekadar berbagi cerita.

Filosofi Nama "GORESANPENA dalam sebuah TINTA ASMARA"

"Goresanpena" mewakili gejolak, semangat, dan kedalaman.
"dalam sebuah tinta asmara" adalah cinta, kerinduan, dan segala rasa yang tak terucap dalam diri penulis.

Di sini, kami menulis bukan hanya dengan tinta, tapi juga dengan jiwa.

Temukan Kami Di:

📧 Email: penarindu55@gmail.com

📖 Blog: penarindu55.blogspot.com

"Terima kasih telah mampir. Mari kita bertemu di antara baris-baris yang tak terkatakan."

Postingan populer dari blog ini

gerimis dalam jiwa

Harapan yang tak Pernah pupus...eps.11

REL KERETA TUA