RINDU YANG TAK MENUNTUT PULANG

Aku menanam luka di antara waktu,
berharap sunyi menjadi hujan,
dan langit membisikkan rindu
yang tak pernah kau pulangkan...

Kubiarkan waktu berlari,
menyusuri lorong-lorong kenangan,
menyelinap, membawa pedih
yang tertanam di balik tulang rusukku.

Bahkan malam semakin sunyi,
merasuk dalam lamunan,
seolah membisikkan kata-kata pilu 
dari masa yang enggan pergi.

Oh, langit tidakkah kau saksikan
betapa bumi mengorbankan dirinya?Memberi ruang, memberi pijakan,
untuk gelap yang tak pernah peduli...

Beban itu terus menekan,
tak sempat lagi mengeluh.
Rindu yang tertahan dalam nafas kehampaan namun tetap tak menuntut pulang.

Postingan populer dari blog ini

gerimis dalam jiwa

Harapan yang tak Pernah pupus...eps.11

REL KERETA TUA